Albukhori - Bersaudara dalam Keberagaman~





Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” Mungkin hal ini akan tergambarkan pada Program yang kami jalani ini dimana pemuda-pemudi terbaik dari 34 Provinsi berkumpul pada satu kegiatan yang bernama “Kapal Pemuda Nusantara” saya membayangkan ada miniatur Nusantara yang Sedang berkumpul di sebuah kapal perang milik Tentara Nasional Indonesai KRI Tanjung Kambani 971


23 hari merupakan waktu yang tidak sebentar bagi saya, 23 hari yang telah kami jalani merupakan hari-hari yang sangat berkesan untuk diceritakan dimana kami harus bisa saling berbaur dengan satu sama yang lain, dimana indonesia yang kaya dengan keberagaman bahasa daerah membuat kami saling dekat dan saling ingat dengan ciri khas masing masing, dengan perbedaan bahasa cara berbicara membuat kami saling erat seperti saudara Misalnya ada sebuah kata kata identik dari Pemuda asal Sumatera Utara yang bernama Abdul Rahman Nauli Bugis khas dengan Suara yang Keras seperti hendak Beradu Otot yang sering mengeluarkan kata kata indentik Seperti Bujas, Lek, Lontong, lalu adapula Pemuda asal Lampung Iyan Alfian yang identik dengan kata kata Kopine jos Wedange nyos, Lalu ada pemuda dari Sumatera Barat yaitu Irwansyah Yang hobi bermain suling nya Tiada hari tanpa suling, dari bangun tidur bermain suling mau mandi main suling, mau sarapan main suling, mau makan siang main suling, dan mau tidur pun juga harus main suling, jadi tiada hari tanpa suling Irwan dan saya juga sering memberikan guyonan dengan kata-kata 

“Wah Saya Mendenger Suara Suling” hal seperti ini sering membuat suana menjadi hangat dan Juga ada Muhammad Zaini Ikbal pemuda dari Kalimantan Barat yang identik juga dengan kata kata Palak Kau, dan terkenal dengan kepandaian nya membawakan kesenian dari kalimantan barat yaitu Bersyair yang mana kami sering meminta ikbal untuk membawakan nya demi menghibur orang banyak, lalu kami juga punya senior yang luar biasa sangat menghibur jika beliau sudah berbicara didepan kami memberikan arahan selalu memancing tawa bagi siapa saja yang memperhatikan, beliau adalah ketua DPP Kakpn Yang sering kami sapa dengan Sultan Abdillah Hz kata kata identik yang kami ingat adalah Cucu Qorun, Anak Sultan, Ponakanan Hotman Paris, dan Ponakan Limbad.

Candaan sapaan yang lucu selalu membuat hari hari kami lalui selalu gembira sampai sudah seperti saudara sendiri ditambah lagi dengan suasana bau oli cardek, suara mesin  dan keringat keringat perjuangan itu yang kami lewati dengan penuh candatawa untuk melupakan sejenak rasa panasnya cardek dengan basah nya keringat ditubuh dan bau oli, dan saya termasuk orang yang suka Memancing Guyonan teman teman untuk menjadi bahan canda tawa sesama agar kehangatan rasa persaudaraan lebih terasa Seperti memancing canda tawa dengan kata kata, syair duluuu, suling duluuu, nyanyi dulu, nari dulu, dll) terkadang kami menjadi orang yang ahli dalam menirukan gaya gaya para Senior Kami yang sering tampil di depan kami seperti menirukan gaya bang yunus yang sering mengatakan Kalian Babingung dll, Menirukan gaya berbicara bang sendi yang sering mengatakan Bisa Diem Gaaakk, atau bang Abdillah yang sering kami tunggu tunggu karna belia seperti orang stand up Comedy apa yang disampaikan beliau selalu mengundang candatawa



 Namun disetiap pertemuan akan selalu ada perpisahan, setidaknya tuhan sudah mentakdirkan kita pernah berkumpul bersama bagaikan saudara yang sangat dekat inilah kita menjalin sebuah Persaudaraan dalam keberagaman yang sangat berbedada namun kita tetap bisa menjadi satu, Yaitu INDONESIA, saya sangat beruntung bisa dipertemukan dengan pemuda pemuda terbaik dari nusantara untuk berdinamika, berdiskusi, sampai berbeda pendapat dalam sebuah pandangan, semoga persaudaraan kita akan tetap terjalin sampai kapanpun semoga saudaraku selalu dalam keadaan sehat, Semoga apa yang menjadi harapan teman teman di kemudian hari bisa tercapai sebagai orang yang sukses, 

SALAM HANGAT DARI SAYA!!

AL BUKHORI 

DELEGASI PROVINSI KEPULAUAN RIAU
KAPAL PEMUDA NUSANTARA SAIL NIAS 2019

PCMI Kepri

No comments:

Post a Comment