JADWAL SELEKSI PPAN & KPN KEPRI 2015


Salam Pemuda KEPRI !

Sudah siapkah kamu menjadi perwakilan Provinsi Kepri sebagai Duta Muda Indonesia dalam ajang Nasional maupun Internasional? Akhirnya, penantian kamu berakhir dan seleksi akan segera dilaksanakan.
Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Dan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Perwakilan KEPRI Tahun 2015 akan tiba. Adapun acaranya akan diselenggarakan pada:
  1.  Seleksi
    • Hari/Tanggal : Jum'at, 22 Mei 2015
    • Pukul           : 09.00 s/d selesai 
    • Tempat        : Hotel Halim, Tanjungpinang
  2.  Karantina
    • Hari/Tanggal : Sabtu-Minggu, 23-24 Mei 2015
    • Pukul           : 07.00 s/d selesai 
    • Tempat        : Hotel Halim, Tanjungpinang
Save the date! Kesempatan masi terbuka lebar, bagi kamu yang ingin memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara ini. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti seleksinya yah! Bagi yang belum mendaftar dapat men-download formulir regsitrasinya disini, isi dan kirimkan ke email pcmi.kepri@gmail.com atau kamu bisa langsung mendaftar di hari H seleksi. Ditunggu kehadiran dan keberanianmu!

*Catatan:
  • Peserta WAJIB membaca semua persyaratan yang ada di brosur.
  • Peserta dari luar kota Tanjugpinang, diharapkan melihat ketetapan waktu dan tiba dilokasi seleksi sebelum pukul 09.00 dari jadwal yang sudah ditetapkan.
  • Akomodasi, Transportasi Laut dan Darat tidak ditanggung oleh Dispora Kepri maupun Pihak PCMI KEPRI selama waktu SELEKSI PPAN & KPN 2015. Peserta WAJIB menanggung biaya-biaya tersebut secara Pribadi.
  • Konsumsi selama SELEKSI berlangsung di tanggung oleh pihak panitia
  • Peserta membawa Surat Rekomendasi dari Kota/Kab masing-masing.
  • Bagi peserta yang dinyatakan lolos dan akan menjalani masa karantina, akomodasi penginapan dan konsumsi akan ditanggung Dispora Kepri selaku panitia.
Jika ada pertanyaan dan informasi yang kurang jelas bisa ditanyakan di:
  1. Eka Damanas  - 0831 8384 3806
  2. Tian Oktaviani - 0813 6479 6464
  3. Ferri Lee        -  0859 7785 7801

PCMI Kepri

1 comment:

  1. Hati-hati dengan orang ini (Zulkhaery Basrul). Sudah banyak orang ditipu.

    Silahkan cek http://suarapojokbuku.blogspot.com .

    Semua testimoni bisa dicek.

    “Saya juga termasuk korban saudara yang terhormat Zulkhaery. ”
    Untuk diketahui, saya posisi di Pekanbaru, dia di Jakarta. Beberapa pekerjaan yang saya berikan tidak rampung dikerjakan, akhirnya saya yang diuber-uber konsumen di Pekanbaru.
    Kalau dia di Pekanbaru, sudah pasti saya Polisi-kan. Karena dia di Jakarta makanya males saya ngurusin. Tapi sakit hati ini bener2 kesumat. Demi Allah, serupiah pun saya tidak memakan hak dia, bahkan beberapa kesempatan hak dia saya dahulukan karena dia yang mengerjakan website.
    Kenyataannya, setelah uang ditransfer, bahkan konsumen sampai bayar beberapa kali, berbulan-bulan website tidak bisa dikerjakan dan mulai susah dihubungi. Setelah menunggu sekian bulan (kurang lebih 6 bulan), baru dia ngabari kalau uang konsumen pulangkan saja. Sedangkan jatah dia dan jatah saya sudah dibagi habis, tentu uang yang sudah berbulan-bulan itu telah habis pula, dengan seenaknya dia membatalkan sepihak dengan pembuat website.
    Terakhir karena jauh, saya sampai bersumpah kepada dia tentang akibat dari perbuatan dia (Zulkhaery Basrul), tentu dia saya kira masih ingat apa sumpah saya itu, dan sekarang insyallah Tuhan tunjukkan keburukan dia. Memang kerugian total saya tidak terlalu besar (<10jt), tapi sakit hati saya itu lebih dari itu, dimaki-maki dan diancam konsumen akibat perbuatan Zulkhaery.
    Sebenarnya saya sudah malas membahas ini, toh dia sudah dapat akibat dari perbuatan dia (walaupun belum terlalu parah) dan saya juga telah mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik. Tapi tak bisa dipungkiri, rasa sakit hati dan dendam ini masih berbekas di hati.
    Saya utarakan ini agar dapat disebarkan, agar tidak bertambah pula korban penipuan dia.
    Cari duit dengan cara bener aja asik kok, ini malah sukanya bikin runyam kehidupan.
    Taubatlah saudaraku Zulkhaery Basrul, hasil kelakukanmu yang bikin orang sakit hati itu dimakan oleh anak istrimu, kasihan liat keluargamu yang diberi nafkah dari hasil “menipu orang”.
    Wassalam…
    TTD…M. KHOFIFUDDIN”

    ReplyDelete