Assalamualaikum, 2015 !

Perjalanan Anak Melayu Menjelajah Luasnya Lautan Indonesia !



Yaph, tanpa terasa tahun 2014 sudah dilewati dengan sejuta moment indah yang pernah terjadi dalam hidup ini. Well, sudah saat nya bagi kamu kamu dan kamu pemuda kepri yang akan beruntung menjadi seperti kami ditahun ini. Hmm, tanpa terasa juga bulan Seleksi Pertukaran Antar Negara (PPAN) dan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Tahun 2015 akan di laksanakan di masing-masing propinsi di Indonesia, khususnya Provinsi Kepulauan Riau yang istimewa ini. Dimana kamu yang terpilih berkesempatan mengeliling Indonesia, bahkan mengelilingi Negara-negara ASEAN secara gratis, bertemu  pemuda/pemudi luar biasa se-Indonesia dan juga mendapat pengalaman yang menakjubkan !
 
April 2014 lalu, adalah sebuah catatan bersejarah dalam buku kehidupan kami, dikarenakan kami berhasil menjadi peserta salah satu pogram unggulan Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau. Setelah kami mengikuti rangkaian seleksi mulai dari tingkat kota sampai ke tingkat Provinsi dengan penuh tantangan dan hambatan yang sangat luar biasa *beranicoba?. Rangkaian seleksi yang biasanya dilakukan dari tingkat kota antara lain: ujian tertulis mengenai pengetahuan umum, isu nasional dan internasional, test psikologi, kemudian ada beberapa wawancara yaitu wawancara kebudayaan kepri, wawasan kebangsaan, bahasa inggris dan dilanjutkan test minat dan bakat. Sedangkan untuk tingkat Provinsi karakteristik yang dinilai adalah kerjasama, drama kebudayaan, diskusi kelompok, dan debat isu-isu yang sedang tren ditahun itu.

Perjuangan tidak terhenti sampai disini, kami harus mengikuti training yang diberikan oleh Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Kepri sebagai Alumni program PPAN & KPN dan salah satu fasilitator untuk meningkatkan wawasan dan kebudayaan kami. Dalam hal ini, kami peserta yang akan berangkat mendapatkan banyak hal, mulai dari presentasi yang baik dan benar, ice breaking, games, diskusi kelompok, wawasan tentang komunikasi efektif, pelatihan baris berbaris, motivasi diri jadi lebih baik, family bounding, cooking class sampai kepada beauty class serta persiapan untuk menampilkan aktraksi budaya ciri khas kepulauan riau seperti tarian, gurindam, pantun dan drama melayu. Disini kami benar-benar menjadi satu keluarga, saling perhatian satu sama lain, saling mendukung dan menyemangati. Hal ini berjalan kurang lebih hamper 4 bulan dan tibalah malam pengukuhan kami peserta KPN yang harus dikukuhkan terlebih dahulu, membuat kami nangis Bombay *loh, Karena tidak bisa dikukuhkan bersama-sama. Tapi, kami yakin ini adalah keputusan terbaik.


Singkat cerita, terpilihlah kami untuk mewakili kepri berlayar ke Raja Ampat Papua Barat *Wow, kan yah? Siapa sih yang enggak tau Raja Ampat ?* dan kami akan belayar bersama 2 pasang pemuda/pemudi dari 33 propinsi yang ada di Indonesia. *prokprokprok*
Tiba saatnya waktu yang di nanti-nantikan 6 Agustus *Jrengjrengjreng* setelah sebelumnya kami disuguhkan dengan banyak aktifitas dan materi-materi yang diberikan alumni PCMI Kepri. Akhirnya, kami pun akan berangat ke Jakarta untuk bertemu teman-teman se Indonesia yang terlah terpilih juga. Pagi itu pukul  08.00 kami bersiap dan bergegas mengemasi pakaian, mengencangkan ikan pinggang, merapikan Attire ( Baju Dinas KPN dari Propinsi Kepri ) dan sedikit memoleskan bedak agar kelihatan segar dan bersinar. Kita sepakat untuk berangkat dari Ibu Kota Propinsi Kepri yaitu Tanjungpinang, agar kita benar-benar mewakili propinsi ini dan birokrasi kedinasan dilegalkan *busetberatbanget*. Tidak lupa pula cipikacipiki dengan sanak saudara maupun alumni untuk memohon do’a restu kesehatan dan kembali dengan selamat. Siang harinya pun kami terbang ke Jakarta.


Nah, ceritanya kami disini akan membagikan sedikit kenangan manis yang dibuang sayang kepada seluruh pembaca, barangkali menggunggah aura semangat, tekad dan gagasan serta ide pemuda-pemudi kepri lainnya untuk mengikuti seleksi dan berjuang agar dapat mewakili kepri ke kancah Nasional maupun Internasional. Berikut hal-hal yang akan kami bagi kepada tema-teman di bawah ini :

-          Kegiatan Selama Di Kapal


Di dalam KRI Surabaya 591 kita mempersatukan diri dan saling bekerjasama dengan saling menjaga hubungan yang positif. Karena, kegiatan di mulai dari pagi hari sampai tengah malam. Perlu semangat, dan tenaga yang ekstra. Terkadang selesai program kami tidak membuang kesempatan untuk berkumpul sekedar membicarakan hal-hal yang menjadi bahan pembicaraan yang sangat serius, terkadang menjadi candaan tak heran terkadang dini hari baru kami tidur dan kembali ke kamar masing-masing.
Kegiatan didalam kapal sangat padat seperti yang dimulai, mulai dari bangun pagi untuk shalat berjamaah pagi, senam pagi, antri sarapan dan mandi, kemudian dilanjutkan materi yang disampaikan berupa 4 pilar kebangsaan, kewirausahaan, kemaritiman, ESQ, tentang P3K, dan seminar motivasi lainnya. Istirahat makan siang dilanjutkan dengan materi dan sorenya di lanjutkan persiapan latihan pentas seni. Malam hari nya acara penampilan seni budaya bagi masing-masing propinsi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Padahal dikapal itu kegiatan sangat padat, tetapi tidak pernah sedikitpun semangat kami surut dan keceriaan dilewati begitu cepat. Hal yang paling menakjubkan dan sangat luar biasa adalah kami dapat merayakan 17 Agustus di atas kapal, upacara ditengah ombak kencang laut banda  menuju Makassar. Tanpa mengurangi rasa nasionalisme dan patriotrisme upacara yang kami lakukan lancar dan selepas itu kami mengadakan ajang perlombaan layaknya 17 Agustus biasanya.
Untuk pentas seni, Kepulauan Riau harus berbangga hati dikarenakan dapat menampilkan pentas seni yang spektakuler. Tidak segan-segan Bujang Dare Kepri menampilkan berbagai macam kesenian budaya melalui mulai dari Drama melayu oleh Furry & Hangga, kemudian Gurindam yang di syairkan oleh Hangga, Tarian Rentak Bujang Dare oleh Eka Damanas & Tian Oktaviani serta Tarian Balairung Sri Oleh keempat Bujang Dare Kepri ini. Tarian yang paling fenomenal yang dibawakan turun temurun dalam program PPAN & KPN Kepri yaitu Tarian Zapin Muda Mudi berhasil berkolaborasi dengan Bali, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan dan Jawa Tengah. Sontak saja suara ramai dan riuh dari teman-teman se-Indonesia menyemangati dan memberikan tepuk tangan.
-           
      Beberapa Fase Singgah Dan Sandar :


  • Fase Jakarta, sebelum keberangkatan.
Jakarta, *Fiuh* mendengar akan kata itu kita sudah terbayang dengan tatanan kota serta situasi hiruk pikuk di Ibu Kota Negara. Pastinya Jakarta sangat padat. Pagi itu tepatnya 6 Agustus 2014 kami sampai di Bandara Soekarno Hatta dan siap bertemu teman-teman dari berbagai penjuru negeri ini. Dengan semangat sentosa sampailah kami didepan pintu gerbang Kolinlamil TNI AL Jakarta tepatnya di Jakarta Utara. Disana kami langsung meregistrasi ulang pendaftaran dan mendapatkan 3 pakaian yang akan kami pakai di program selama sebulan yaitu (Tenu Merah, Biru dan Batik) *okefine*, setelah itu kami langsung dibawa menuju mess untuk istirahat dan persiapan pembekalan sebelum berlayar. Mulai dari siniliah kontingen kepri mengeluarkan kecetaran dan membaha badai melalui yel-yel perkenalan yang telah dibuat. Yel-yelnya seperti berikut : Hallo Indonesia Hallo Indonesia Go go go Kepri Go go go Kepri dan seterusnya ~Dua malam kami diberikan pembekalan yang sangat berharga mulai dari bagaimana sikap kita selama di kapal, apa saja yang dilarang serta tata tertib selama di kapal yang notabene kita ditemani oleh TNI AL langsung. Selanjutnya kami akan segera berlayar mengeliling hamparan luas laut Indonesia.

  • Fase Makassar, Homestay.

Wah mendengar kata Makassar pasti teman-teman sangat semangat dan pengen pergi kesana, mulai dari wisata sejarahnya, tempat rekreasi dan makanan khas dari Makassar yang merupakan ibu kota Propinsi Sulawesi Selatan memang sangat terkenal ini. Agakareba! Begitulah masyarakat disana menyambut kami, setelah berlayar kurang lebih 4 hari akhirnya kami sampai juga di negeri daeng ini itulah sebutan untuk propinsi satu ini. Tepatnya tanggal 12 – 15 Agustus 2014 kami akan melakukan homestay / tinggal dirumah-rumah penduduk untuk mengetahui adat istiadat, makanan khas dan berbagai budaya tentang negeri daeng. Siang itu dimulai dengan bersiapnya kami turun dari kapal segera menuju ke Kabupaten Maros, dimana disana Bupati Maros telah menunggu kami untuk membuka acara homestay ini. Sontak saja kami riuh dan semakin semangat, rasanya badan masi tak berhenti bergoyang dikarenakan saat diatas kapal ombak begitu kuat. Sesampainya kami di Kantor Bupati Maros mulailah acara pembukaan dan jamuan makan siang bersama. Kita para peserta sudah seperti tidak melihat makanan selezat ini selama dikapal, maklum dikapal makannya itu telor ayam ikan yang biasa kami singkat TAI, itu adalah makan rutin tiap hari. Siang itu kami dijamu dengan makanan khas daerah Makassar. Selesai makan kami langsung dibagikan orang tua angkat yang penempatan desa nya itu dibagi 2 yaitu Kecamatan Simbang dan Kecamatan Bontoa. Alhamdulillah kontingen Kepri masi dalam satu desa yang sama yaitu Kecamatan Bontoa yang mana lebih kepada masyarakat pesisir.

Segera kami menghampiri orang tua angkat masing-masing. Rumah kami tidak terlalu jauh bisa ditempuh dengan berjalan beberapa meter saja. Selama di homestay kami diminta untuk melakukan banyak hal, mulai dari kontribusi sebagai pemuda seperti KPN Berbagi sebuah program dimana kita turun di sekolah dan memberikan materi sederhana serta sedikit games kepada pelajar yang ada disana, kemudian ada KPN berbagi dalam bidang kesehatan dimana lebih kepada rumah-rumah penduduk yang bisa dibilang kurang mampu untuk membantu memberikan pengarahan mengenai kesehatan, kemudian ada kegiatan menanam mangrove di pesisir pantai kec. Bontoa. Dalam hal ini tentunya di bagi dalam tiap kelompok. Delegasi kepri lebih memilih KPN Berbagi kesekolah-sekolah dan ternyata kami disambut dengan hangat serta antusias siswa Tanya jawab mengenai banyak hal. Disini Delegasi Kepri menggandeng Delegasi Sumatera Utara dan Jambi. Kegiatan yang dilakukan selain itu adalah, senam pagi bersama, mengadakan bakti social mengecat mushala, mendirikan rumah baca dan mengadakan perlombaan untuk anak-anak sekitar untuk menyambut 17 Agustus mendatang.


Setiap hari di hari-hari homestay sangat membuat kami seakan ingin tinggal lama dan semakin dekat dengan negeri daeng ini. Mulai dari orangtua angkat kami masing-masing yang selalu memberikan yang terbaik, seperti hal nya membagikan cerita budaya, adat istiadat serta selalu memasak makanan khas masyarakat disana seperti ikan bolu, coto Makassar, konro, es pisang ijo, kapurung, brongko dan lain-lain. Selain itu kami juga menyempatkan diri untuk rekreasi ke Taman Kupu-kupu Bantimurung disana kami melihat fosil-fosil jenis kupu-kupu dan mengunjungi beberapa gua seperti gua mimpi. Hari berlalu begitu cepat, kesedihanpun  mulai menghampiri kami, harus pisah dengan kelaurga angkat yang sudah begitu baik dengan kami. Rasanya tidak terbentung. Air mata pun menetes dari masing-masing peserta, tapi kami yakin suatu saat kami akan kembali kesini karena masi banyak yang belum kami telusuri.

Kamipun segera bergegas kembali kekapal, tetapi sebelum itu kami diberikan waktu untuk membeli oleh-oleh di pusat oleh-oleh somba opu  tepatnya di dekat pantai losari. Tanpa buang waktu lagi kami menyempatkan untuk kesana dan mengabadikan moment yang tidak akan pernah terulang bersama pemuda luar biasa se-Indonesia.

  • Fase Sorong – Waisai Raja Ampat Papua Barat.

Kapal oleng kapten, kapal oleng!! Teriak salah seorang pemuda menggelakkan tawa semua kita yang ada disana. Ombak dari Makassar menuju Sorong Papua Barat sangat kencang dan mengolengkan kapal sehingga mengocok perut serta membuat peserta seakan ingin muntah. Tapi, semua itu kami lewati dengan penuh semangat tanpa memperdulikan cuaca yang sedang mengguncang kami. Berhari-hari berlayar, akhirnya pagi itu cuaca mendukung saat kami keluar di hanggar kapal. Suasana alam yang sejuk dan nyaman menghampiri kami. Hey!! Welcoming Sorong Papua Barat.  Terlihat oleh kami begitu banyak hutan-hutan lebat dan alam yang masi asri. Inikah ujung timur Indonesia, alam yang indah dan masi segar seperti ini.

Yuhu, onomi fokhai ditanah papua e! kami bergegas turun dan akan melakukan sebuah aksi bakti sosial yaitu membersihkan sampah sepanjang jalan dari port of sorong sampai kepada tembok cina. Kemudian kami dibariskan dan bersiap untuk rekreasi pantai sorong. Wah, rekreasi? Mendengar kata-kata ini dengan penuh antusias tanpa aba-aba lagi barisan kami telah rapi dan siap untuk masuk kedalam bus dan berangkat menuju pantai sorong.

Sesampainya di Pantai Alinda Tanjung Kasuari itu nama yang tertera pada papan masuk pintu gerbang pantai. Hamparan pasir putih membentang luas, air laut tengah pasang waktu itu, terlihat banyak peserta lain yang sibuk bermain sampan, snorkeling, menikmati keindahan pantai alinda, bercanda ditepi pantai sampai ada yang berenang untuk mengungkapkan rasa cintanya kepada laut. 
Kami dari delegasi Kepri hanya duduk sambil berbincang-bincang mengenai banyak hal dan rasa rindu kami akan pulang kerumah. Setelah kami siap menikmati pantai alinda tanjung kasuari yang indah tersebut *uhuk* kami kembali ke atas kapal dan melanjutkan berlayar ke waisai untuk persiapan acara puncak.

Waisai Raja Ampat, cuaca sepertinya tidak mendukung kala itu. Kami perwakilan 33 propinsi sudah bersiap dengan pakaian adat masing-masing propinsi dengan make up dan busana yang luar biasa untuk menyambut presiden Republik Indonesia kita yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhyono yang akan membuka secara resmi acar puncak SAIL RAJA AMPAT 2014. Beberapa jam menunggu dengan kondisi hujan tidak begitu lebat, akhinya keluar sesosok pria besar dan sangat gagah dari sebuah mobil ber plat merah. Wow! Dia adalah Bapak Presiden kita tanpa terduga dia begitu gagah dan sangat pantas menjadi presiden. Akhirnya, acara pun resmi dibuka dan kami kembali ke kapal.
 
  • Fase, Ambon Maluku.

Ambon manise! Di Ambon tidak banyak yang dapat diceritakan, karena kita berhenti dan sandar disini hanya untuk mengisi persediaan di kapal seperti bahan makanan, air bersih dll. Kita hanya diberikan waktu 1 jam untuk menikmati kota Ambon, tidak mau membuang kesempatan kami pun langsung asik dan terbawa suasana untuk berfoto di tulisan Ambon di halaman Gubernur Ambon, dan sebagian peserta mengabadikan moment di gong perdamaian Ambon. Memang tidak diberikan banyak waktu untuk pesiar, tapi kami senang dan menikmati setiap perjalanan dan tidak tau bakalan ada kesempatan seperti atau tidak suatu saat nanti. Setelah membeli sedikit buah tangan, kami pun kembali ke barisan dan siap kembali ke kapal.

  • Fase, Kupang NTT

Syaloom! Sampai di Propinsi Nusa Tenggara Timur tepatnya Kota Kupang, sebuah daerah yang memiliki keadaan alam yang luar biasa. Pemandangan laut yang biru seakan tanpa malu-malu memperlihatkan kecantikkan biota laut dan karang didalamnya. Suasana pepohonan gugur dan gersang membuat kita seperti di luar negeri. Oh my god! This is Kupang? Very Beautiful and exotic place! Mungkin kata-kata itu pantas terucap dari bibir kita. Setelah kapal benar-benar sandar di port of tenau, Kita disambut dengan permainan sasando *alatmusikkhaskupang* dimainkan oleh pemuda yang luar biasa serta penyambutan dilakukan juga menggunakan marching band pemuda kupang dengan aktrasi luar biasa. Di Kupang kita bersandar selama 2 hari untuk mengunjungi gong perdamaian Kupang, berbelanja oleh-oleh di tepian pantai Kupang, mencoba bersantai serta berekreasi mengabadikan setiap moment yang dan dan mendatangi welcoming party yang diadakan oleh rumah pejabat pemerintahan Kupat bertempat di Rumah Jabatan Kupang. Di acara ini kita dijamu dengan makanan-makanan khas Kupang, kemudian ada penampilan tarian dari pemuda Kupang dan beberapa Tarian dari para peserta KPN maupun Pelantara yaitu propinsi Jambi, Kalimantan Tengah dan NTB. Setelah selesai welcoming party malam harinya kami langsung balik kembali ke Kapal dan bersiap menuju pulau dewata.

  • Fase, Benoa Denpasar Bali

Omswastyastu! Selamat malam pulau dewata Bali, sampai juga akhirnya ketempat yang sering diperbincangkan sebagai salah satu penyumbang devisa Negara dikarenakan banyak turis yang mengunjungi bahkan tinggal di Pulau Dewata ini untuk melakukan bisnis atau investasi. Sudah bukan menjadi rahasia umum bahwa Bali merupakan Propinsi yang memiliki rangking 1 dalam bidang ke pariwisataannya. Bisa kita lihat dari banyak orang yang ingin berkunjung ke Bali, menjelajahi setiap sudut Propinsi tersebut mulai dari Pantai Kute, Sanur, Tanah Lot, Ubud dan banyak lagi tempat-tempat luar biasa disini. Astungkara! Kata yang diucapkan untuk mengucap syukur dari masyarakat Bali. Disini kita bersandar dan bermalam selama 2 hari. Di malam pertama kita kedatangan tamu dan disuguhkan penampilan pentas seni kebudayaan yang dibawakan oleh PCMI Bali diatas kapal KRI Surabaya 591. Kemudian, besok hari nya kita berkesempatan untuk mengunjungi Monumen Pejuangan Rakyat Bali ( Barjha Sandhi ), Gong Perdamaian Rakyat Bali, Goa Gajah dan sebuah kebanggaan kita juga bekunjung ke Istana Kepresidenan Tapak Siring Bali untuk mengetahui banyak sejarah serta budaya yang memang sudah kental turun temurun sejak dulu di pulau dewata ini. Hari berikutnya kami diajak berekreasi di Pantai Sanur, menikmati keindahan pantai lagi. Pikir kami! Sebagian besar ada yang mempraktekkan snorkeling yang baik dibantu dengan TNI AL, ada yang berenang, ada yang hanya bersantai di pantai. Tetapi, tidak dengan kami. Kami menyempatkan waktu mencari pusat oleh-oleh untuk membeli buah tangan yang akan kami bagikan kepada keluarga dirumah. Akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Krisna dan Erlangga ditemani dengan delegasi dari Bali (Yanti) guna membeli cendramata serta pernak pernik lain. Sangat kreatif dan bervariasi barang-barang disana membuat kami bingung dengan harga dan banyaknya barang yang bagus-bagus serta murah. Ah, selalu saja hari berlalu begitu cepat dan kami akan segera berlayar kembali ke Jakarta dan berpisah dari teman-teman se-Indonesia. Siapkan mental dan berbesar hatilah kawan.

  • Malam Terakhir & Perpisahan

Sesampainya di Jakarta di malam hari, kita masi saja memiliki agenda penting yaitu menyimak kisah perjalanan kita selama kurang lebih satu bulan di dalam film dokumenter yang dibuat oleh salah seorang peserta KPN asal DKI Jakarta mewakili Asosiasi Lompat Tali Indonesia (Septian) tak pelak air mata tak bisa terbentung, jatuh tetes demi tetes dan kemudian berlinang. Kami sepakat dan bertekad bahwa hubungan keluarga kami tak hanya sampai disini, mungkin selamanya sampai nafas tak lagi berada dalam raga ini. Kami berpelukkan erat satu sama lain, memberikan semangat saling merangkul dengan berlinangan air mata. Hanya ucappan sampai ketemu lagi dilain kesempatan dan terimakasih yang sering keluar dari mulut-mulut peserta. Kami juga ingin afirmasi seperti apa yang disampaikan salah seorang pemateri kita yang luar biasa beliau adalah Bpk. Basidt. Keesokkan paginya kami mengadakan upacara penutupan KPN SRA 2014 dan langsung mempersiapkan diri bergegas menuju bandara dan kembali ke propinsi masing-masing.

  • Lego Jangkar.

Kata ini sudah tidak asing diatas kapal, dua kata ini disebutkan bagi para pemuda yang sudah menyatakan rasa suka yang lebih kepada lawan jenis atau sebaliknya. Mulai dari ungkapan yang secara jelas, menjadi rahasia umum maupun hanya terlihat berdua dan setiap saat bersama. Tidak pelak seperti sinetron di televisi yang ceritanya sungguh sayang dilewatkan *haha* 

  • Genggong sebuah permulaan cinta dan persahabatan.

Genggong entah dari mana julukkan itu berasal. Genggong sebuah perkumpulan anak-anak kece nan badai, yang memiliki energi dan semangat yang tinggi,. Jarang galau lebih banyak canda, tawa suka dan berbagi banyak hal. Genggong muncul seketika dengan celetukkan dari pemuda asal Jawa Tengah (Bagas) dikarenakan kita sering kali menjadi sorotan dikapal dan membuat kapal menjadi rame dengan teriakan dimalam pentas seni atau pada saat melantukan yel-yel penyemangat. Tetua genggong kita panggil bundo berasal dari Kepri (Tian Oktaviani) dan para member termasuk dalam genggong adalah partner di grup WhatsApp yang telah terbentuk sebelum program sailing. Seperti : Kepri (Eka Damanas, Furry Puspa, Hangga), Riau (Rahmatia) Jambi (Fadlah S & Fadlan) Lampung (Gustia S), Kalimantan Tengah (M. Ali, Kiki & Didi) Sulawesi Tengah (Aswadir & Chandra), Kalimantan Timur (Arsyad), Bang Harod (DKI Jakarta) dan member-member genggong lainnya. Terima kasih untuk kebersamaannya selama 1 bulan dikapal guys! *nangisbombay*

Begitulah cerita suka duka perjalanan selama di program Kapal Pemuda Nusantara, ini akan menjadi kenangan seumur hidup dan tak terlupakan sepanjang sejarah. Akankah kamu kamu dan kamu yang berkesempatan seperti kami di tahun ini ?? Berani coba dan membanggakan bagi semua orang ? Sampai ketemu di seleksi PPAN & KPN 2015 !!


Salam, PCMI Kepri !

Eka Damanas Febrianto Nasution
Furry Puspa Annisa
Hangga Arianto
Tian Oktaviani

PCMI Kepri

1 comment:

  1. sujud sukur berkat bantuan AKI SARO dan berkat impormasi dari member-member AKI SARO yang telah meyampaikan bahwa jika anda ingin mengubah nasib melalui angka togel ghoib hubungi AKI SARO dan malam ini saya sudah buktikan berkat bantuan AKI SARO yang telah memberikan angka togel ghoib SGP 4D akhirnya saya menang 100 juta,dan insyaallah saya bisa lunasi semua hutang-hutang saya yang lagi di BANK.sekali lagi saya ucapkan banyak-banyak terimah kasi kepada AKI SARO dan member-memberya yang telah mengimformasikan keberhasilanya.dan saya atas NAMA,PAK HERMAN DI BRUNEI turut mengimformasikan “jika anda merasa punya beban berat (hutang)yang sudah lama belum bisa terlunasi,dan ingin mengubah nasib lebih layak dibandingkan nasib yang sekarang seperti saya,dan member-member yang lain


    SILAHKAN GABUNG SAMA AKI SARO...
    KALAU INGGIN SEPERTI SAYA SILAHKAN HBG/SMS AKI SARO... DI NMR:085_334-171-115..

    SAYA SUDAH BUKTIKAN 7X KEMENANGAN TEPAT/TERBUKTI…!!!.
    Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini...!!
    1: Di kejar2 tagihan hutang..
    2: Selaluh kalah dalam bermain togel
    3: Barang berharga sudah
    terjual buat judi togel..
    4: Sudah kemana2 tapi tidak
    menhasilkan solusi yang tepat..!
    5: Sudah banyak dukun ditempati minta angka ritwal y,
    blum dapat juga jalan menyelesaikan masalah..
    Biar masalah,a terselesaikan silahkan .HBG,ATAU SMS AKI SARO. AKI siap menbantu masalah anda…

    KARNA RASA HATI YANG GEMBIRA MAKANYA NAMA BELIAU SAYA CANTUNKAN DI INTERNET…
    Dijamin: 100% tembus
    Atau
    Buktikan sendiri...
    Dan menghasilkan angka goib atau angka ritual /angka keramat .
    …2D,3D,4D,5D,6D…
    PUTARAN ,SINGAPURA,HONGKONG,MALEISIA,KUDA LARI,TOTO SUPREME 6/58.
    88,STS,MEKNUM,1-3D,TOTO 6D,DAN LAIN-LAIN


    ATAU KTIK- http://togeltogel88.blogspot.com

    ..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
    «´ Thanks sOb rOoMnyA ¨`»
    ..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..
    SELAM KOMPAK SELALU dan
    selamat buat yg JUPE hari ini

    ReplyDelete